Tentang Dompet Dana Umat Daarul Uluum

Visi, Misi
& Tujuan

Menjadi institusi penghimpun dan pendayaguna dana sosial keagamaan yang terorganisasi, profesional, adaptabel, dan praktikal, serta berorientasi lokal, nasional, dan internasional.

01
Terorganisasi

Disusun dan diatur dalam satu kesatuan.

02
Profesional

Dikelola oleh orang-orang berakhlak mulia dan kompeten.

03
Adaptabel

Menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat.

04
Praktikal

Menjadi pelaksana dan teladan ajaran pesantren.

Visi

Dompet Dana Umat Daarul Uluum

Menjadi institusi penghimpun dan pendayaguna dana sosial keagamaan yang terorganisasi, profesional, adaptabel, dan praktikal, serta berorientasi lokal, nasional, dan internasional.

Makna Visi
  • Terorganisasi: Disusun dan diatur dalam satu kesatuan.
  • Profesional: Dikelola dan dikendalikan oleh orang-orang berakhlak mulia dan kompeten.
  • Adaptabel: Dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat lokal, nasional, maupun internasional.
  • Praktikal: Pengurus DDU adalah pelaksana pertama semua ajaran pesantren sehingga mereka adalah model dari masyarakat berakhlak mulia yang selalu menunaikan, minimal, kewajiban-kewajibannya, termasuk kewajiban-kewajiban yang ditetapkan Allah atas harta mereka.
Misi

Dompet Dana Umat Daarul Uluum

Menguatkan pengajaran, penghimpunan, dan pendayagunaan zakat, infak, serta sedekah dalam bentuk seluas-luasnya.

Dua Misi Utama
  1. 01Menyelenggarakan kegiatan pengajaran dan penyiaran Islam tentang syariat berzakat, berinfak, dan bersedekah dalam bentuk seluas-luasnya.
  2. 02Menyelenggarakan kegiatan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah dalam bentuk seluas-luasnya.
Tujuan

Dompet Dana Umat Daarul Uluum

Mendorong dan menginspirasi masyarakat dalam skala lokal, nasional, maupun internasional agar:

01

Shiddīq

Membentuk diri menjadi pribadi-pribadi berkarakter SHIDDĪQ atau berintegritas batiniah mulia, yaitu pribadi-pribadi yang tulus, lurus, dan teguh dalam al-'aqīdah al-islāmiyyah.

02

Amānah

Membentuk diri menjadi pribadi-pribadi berkarakter AMĀNAH atau berintegritas lahiriah mulia, yaitu pribadi-pribadi yang konsisten, tekun, bersungguh-sungguh, dan sabar dalam menjalankan, minimal, kewajiban-kewajibannya, baik kewajiban ritual maupun kewajiban sosial, termasuk kewajiban yang berhubungan dengan ekonomi diri, keluarga, dan masyarakat.

03

Tablīgh

Membentuk diri menjadi pribadi-pribadi berkarakter TABLĪGH atau profetis, yaitu pribadi-pribadi yang selalu mengajak orang lain ke pembentukan pribadi yang konsisten, tekun, bersungguh-sungguh, dan sabar dalam menjalankan, minimal, kewajiban-kewajibannya, baik kewajiban ritual maupun kewajiban sosial, termasuk kewajiban yang berhubungan dengan ekonomi diri, keluarga, dan masyarakat.

04

Fathānah

Membentuk diri menjadi pribadi-pribadi berkarakter FATHĀNAH atau pribadi yang senantiasa belajar dan atau meningkatkan kompetensi diri, baik keilmuan maupun keahlian, sesuai dengan tanggung jawab yang diemban, terutama kompetensi keilmuan dan keahlian di bidang ekonomi diri, keluarga, dan masyarakat.